Welcome



zwani.com myspace graphic comments
Hery punya blog


Selamat datang wahai kawan,,, bersyukurlah bahwa anda telah memilih jalan yang benar...dengan memasuki blog ini.


Anda adalah pengunjung ke-
... Jangan lupa..... .komentarnya yah.......?
Free Hit Counter

Jumat, 07 Agustus 2009

lyrics lagu ;

Potret - Bunda

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi seragam berdiri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku s’lalu dimanja
Kata mereka diriku s’lalu ditimang

Nada-nada yang indah
S’lalu terurai darimu
Tangisan nakal bibirku
Tak ‘kan jadi deritamu

Tangan halus dan suci
T’lah menangkap tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Kata mereka diriku s’lalu dimanja
Kata mereka diriku s’lalu ditimang

Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu ‘kan selalu ada di dalam hatiku

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku s’lalu dimanja
Kata mereka diriku s’lalu ditimang

Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu ‘kan selalu ada di dalam hatiku…

Wanita


… makhluk hidup ciptaan Tuhan yang sampai sekarang aku masih nggak ngerti dan nggak habis pikir mereka itu sebenernya seperti apa. What they wants, what they think, what they want us to do to them … and so many question that rotated in my head that I don’t have any of clue to answer it. Iya aku mengakui bahwa diriku bukanlah ‘ahli dalam hal wanita’ seperti pria kebanyakan. Aku nggak punya kemampuan berkomunikasi secara verbal yang baik. Ah biarlah, toh aku nggak menyesali ataupun ngersulo kepada Yang Diatas mengapa aku diciptakan ‘gak pinter ’ … toh kalau aku diciptakan memiliki kemampuan berkomunikasi secara verbal dengan baik alias pandai berdiplomasi (gacor? atau gedabrus? ;), aku bisa sombong, aku bisa jadi playboy, toh aku gak jelek-jelek amat – ceilehh pd amat <– biarin, ketimbang rendah diri lak mending PD ya nggak?

Sampai saat ini, aku masih mencoba mencari dan berusaha mengerti apa mereka itu. Sesosok makhluk hidup ciptaan Tuhan dimana mereka senang dan suka sekali dengan segala bentuk kerahasiaan dan sesuatu yang misterius. Bagi mereka kalau gak merupakan misteri, nggak merupakan sesuatu yang membuat mereka penasaran, berarti tidak menarik. Jadi hal yang terlalu terbuka dan transparan dan nggak membuat mereka penasaran berarti tidak asyik. Mereka juga adalah the great pretender that The Allmighty can make! Huebat! Aku salut sama cara mereka untuk berpura-pura. Once upon a time, she can act that she looks like fine, she look’s like the allright and feel better, she can cheer up, telling her whole activity today dengan temparement wajah yang sama sekali nggak menunjukkan bahwa aslinya dia sedang sangat sedih dan tertekan sekali! Sangar nggak?!!

Aku pernah mengalami keadaaan itu, dan ketika akhirnya dia cerita kepadaku tentang hal dan kesulitan hidup, atau mungkin beban yang sedang dia alami, aku merasa, bahwa andai aku jadi dia, dan sedang cerita seperti itu ke seseorang, aku...mungkin...! Tapi dia nggak, sangar ....deh, dia bisa jaga perasaan itu dan nggak pengen orang lain tahu dia sedang apa, walaupun aku tahu dan merasakan bahwa dia sedang menanggung beban yang tidaklah ringan walaupun untuk orang ’sekaliber’ dirinya.

Sesosok mahkluk ciptaan Tuhan yang kebanyakan dari mereka terlahir dengan sifat jaim yang tiada tara … sabar sabar … para wanita yang baca jangan sewot dulu dong .....Andai pertanyaan yang sama diajukan padaku "kamu sendiri gak jaim tah?" .. emmm… iya seih sometimes .hehe… tapi aku nggak membiarkan jaim ku itu berlama-lama, terkadang aku nggak bermaksud jaim, hanya mencoba mengerti, menelaah dan memahami keadaan tempat dimana aku berada, untuk mengerti tiap karakteristik dan sifat seseorang di ‘daerah baru’ yang dimana aku berada. Walaupun, dengan keterbatasan daya pikirku yang memang lagi lemot abis beberapa tahun terakhir ini, tapi aku mencoba, untuk mengerti dan mencerna ‘what they look like’ … baru aku berani ‘unjuk diri’, dari malu-malu ke malu-maluin kalau memang diperlukan.

The great pretender (ajarin aku dunk aku pengen nggak seorang pun tahu aku sedang dalam kondisi apa dan gimana … asyik nggak yooo kalau gak punya perasaan? punya wajah datar dan dingin kayak di film Equilibrium, dimana punya perasaan adalah pelanggaran yang fatal dan harus dihukum mati …. wiiih … ) — the misterius things fans — the girl with the principle that ‘jaim itu perlu demi harga diri — … (apa lagi yah?) … ah iya, satu hal .. aku pernah sempat meragukan apakah mereka bisa mencintai!!! Why? There’s so many thing’s that I can explain to answer that thing, but it’s out of record, wah lama-lama jadi diary online ku nih...Namun, ternyata mereka bisa loh! Aku pernah merasakan bahwa perasaan mereka terhadap pasangannya, dan … ternyata mereka bisa mencintai pasangannya dengan sepenuh hatinya! hohoho … salute to you girls ternyata aku salah Mungkin … hanya aku belum menemukan seseorang yang seperti itu kepadaku aja yah? ;<– lah ntar lama-lama aku jadi curhat beneran nih ...setooppp cukup sekian dulu ..

Dan sikap the pretender itulah yang menurut aku ‘membantu mereka’ untuk ‘mengatasi’ sifat ‘naik-turun’ mereka yang mungkin terkadang terasa menyebalkan (maap maapp ). Sometimes that ‘their graphics’ sedang berada di atas (woman on top? ; hus!) mereka jadi sesosok waktu yang menyenangkan dan asyik sekali, tapi bila mereka sedang ‘berada di bawah’ … fiuuh… bener-bener nggak user friendly gitu deh istilahku. Bener-bener nggak bisa ditebak dan dimengerti maunya, susah banget dipahami dan dimengerti, bisa berubah menjadi sesosok yang tidak menyenangkan bahkan menyebalkan

But … apapun itu, what ever it is, it’s entirely random dan mungkin nggak bisa disamaratakan bahwa semua wanita seperti itu, aku nggak survey beneran dan ambil sampling sampai seribu orang kok hehe.. Biar bagaimanapun dan gimanapun mereka, biarlah mereka menjadi dirinya sendiri, dengan keunikan dan ke-khas-an nya sendiri

Jumat, 04 April 2008

Tugas system Informasi



PROSES PEMBUATAN SERTIFIKAT

TANAH DAN BANGUNAN

Di susun oleh:

Sudiharjo

Heri Kusprianto

I. LATAR BELAKANG

Luasnya wilayah Kabupaten Sumbawa Barat 1.849,03 Km² dengan rincian sebagai berikut :

a. Kecamatan Taliwang 574,67 Km² (31, 08%)

b. Kecamatan Sekongkang 305,13 Km² (16, 50%)

c. Kecamatan Jereweh 516,83 Km² (27, 59%)

d. Kecamatan Brang Rea 212,07 Km² (11, 47%)

e. Kecamatan Seteluk 240,32 Km² (13, 00%)

Dari sekian luas wilayah daratan yang ada hanya 17,3% yang telah memiliki sertifikat yang sah. Hal ini disebabkan karena susahnya pembuatan sertifikat yang selama ini dilakukan di Sumbawa Besar. Selain tempat pengurusan yang jauh hal lain yang menyebabkan kurangnya lahan yang disertifikat adalah prosedur yang tidak transparan dan biaya yang tidak sesuai dengan ketentuan. Kami berharap melalui tulisan ini akan terlihat jelas dimana hal-hal yang kurang efektif dan dapat menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan dalam pembuatan sertifikat tersebut.

Selain itu juga tidak jarang terjadinya sertifikat yang double, artinya ada dua sertifikat dengan nama yang berbeda pada satu lokasi tanah yang sama. sehingga sering terjadi sengketa tanah karena hal tersebut.

II. KONDISI SAAT INI

Beberapa hal yang disebutkan diatas adalah beberapa penyebab berkurangnya minat masyarakat kabupaten sumbawa Barat untuk mengurus sertifikat tanah dan bangunuan mereka selain juga karena kurangnya perhatian masyarakat akan pentingnya sertifikat tanah dan bangunan bagi keamanan harta mereka. Oleh karena itu sekarang telah ada kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di kabupaten Sumbawa barat selaku badan yang mengurusi urusan ini, tetapi hal ini tetap belum bisa mengurangi kesungkanan masyarakat untuk membuat sertifikat. Maka hal berikutnya yang harus difokuskan adalah mengenai prosedur dan transparansi pembiayaan dalam proses pembuatan sertifikat.

Berikut ini merupakan flowchat pembuatan sertifikat tanah dan bangunan di KSB:


III. PEMBAHASAN

Proses yang terjadi dalam pembuatan sertifikat saat ini adalah sebagai berikut :

Pertama-tama pemohon mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumbawa Barat dan membeli blanko pembuatan sertifikat. Kemudian petugas memberikan penjelasan mengenai kelengkapan dari persyaratan pembuatan sertifikat tanah dan bangunan tersebut yang antara lain adalah Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang telah dilegalisir, Akte pembelian tanah atau bangunan tersebut yang juga telah dilegalisir dan SPPT asli yang sudah terbayar lunas. Pemohon mengisi sendiri blanko dan jika butuh sesuatu yang perlu dipertanyakan ke petugas pertanahan, mereka harus kembali lagi ke kantor dan bertanya. Hal ini dapat di minimalisir selain tidak efisien karena pemborosan waktu dan biaya maka sebaiknya penjelasan diberikan secara mendetail kepada pemohon saat pengambilan blanko. Setelah itu barulah pemohon melengkapi persyaratan seperti disebut diatas.

Setelah itu kemudian dilakukan pengukuran tanah oleh Tim Pengukuran dari Badan Pertanahan Nasional dan setelah itu dilakukan pembayaran atas pengukuran yang juga tidak dijelaskan berapa persen dari luas tanah atau penjelasan angka rupiah yang diberikan kepada pemohon berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Setelah itu dilakukan pembayaran yang seharusnya disesuaikan dengan hasil pengukuran dari tim pengukuran Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan ini juga menyebabkan pemborosan waktu, biaya dan tenaga. Karena pemohon harus melakukan proses ulang meminta tanda tangan dari pihak terkait.

Setelah semuanya lengkap maka barulah dilakukan proses di kantor BPN sampai dengan penerbitan Sertifikat.

IV. REKOMENDASI

Hal-hal dibawah ini adalah beberapa rekomendasi yang kami anggap dapat mengurani proses pengurusan sertifikat yang tidak efisien dan membingungkan serta yang tidak kalah penting adalah bagaimana menghindari terjadinya double sertifikat terhadap sebuah tanah atau bangunan karena hal tersebut akan menyebabkan masalah yang semakn rumit dalam masyarakat. Menurut hemat kami sebaiknya sebelum sebuah sertifikat diterbitkan maka prosedurnya perlu dilakukan dengan jelas seperti pengumuman disurat kabar dan di kantor badan pertanahan nasional itu sendiri selama beberapa minggu sambil menungu apakah ada pihak-pihak yang merasa keberatan, dan juga harus diperhatikan lebih detail apakah tanah atau bangunan yang akan diterbitkan sertifikatnya terseut sudah memiliki sertifikat sebelumnya atas nama orang lain yang lebih sah secara hukum, hal ini dilakukan untuk menghindari terbitnya double sertifikat seperti yang dikhawatirkan diatas.

Selain itu juga perlu diperhatikan hal-hal yang bisa menimbulkan cela untuk terjadinya korupsi dan kolusi dalam proses tersebut.

Berikut ini adalah bentuk flow chart yang kami rekomendasikan, dan menurut kami akan memberikan pengaruh yang lebih baik dari system yang sudah ada.


New Disain proses yang diusulkan dalam pembuatan sertifikat saat ini adalah sebagai berikut :

Pertama-tama pemohon mendatangi kantor BPN dan membeli blanko pembuatan sertifikat tanpa diberikan penjelasan apapun. Lalu petugas memberikan penjelasan tentang tata cara pengisian blanko dan kelengkapan atau persyaratan adalah KTP dan KK yang telah dilegalisir, Akte pembelian yang di legalisir dan SPPT asli.

Penjelasan yang diberikan petugas haruslah benar-benar dimengerti oleh pemohon sehingga tidak menimbulkan kebingungan bagi pemohon. Sehingga proses yang terjadi dapat se-efisien mungkin karena pemborosan waktu dan biaya tidak terjadi.

Setelah itu barulah dilakukan pengukuran tanah oleh Tim Pengukuran dari BPN. Setelah semuanya lengkap maka barulah dilakukan proses di kantor BPN sampai dengan penerbitan Sertifikat.

Setelah itu dilakukan pembayaran atas pengukuran yang telah dilakukan dengan penjelasan yang sejelas mungkin menyangkut angka yang diberikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan proses pengumuman ke khalayak ramai sebelum nenerbitkan sertifikat tanah atau bangunan tersebut.

Kami berharap dengan rekomendasi yang baru ini akan membuat proses pembuatan sertifikat tanah dan bangunan di Kabupaten Sumbawa Barat akan lebih mudah, lebih efisien dan transparan.


Senin, 24 Maret 2008

pengembangan diri

Anda mau sukses...????

sebagian besar dari kita langsung menjawab iya.... tapi mengapa sampai sekarang belum sukses?. Saat kita menjawab bahwa kita ingin sukses, saya masih belum puas. sampai pada saat kita menjawab pertanyaan kedua, ”Mengapa sukses penting bagi diri anda ?”, saya langsung tahu sumber masalahnya. Mengapa saya bisa tahu ? Karena sebagian dari kita tidak bisa memberikan alasan yang jelas mengapa kita ingin sukses. Bila kita tidak punya alasan yang kuat untuk sukses maka pikiran bawah sadar kita mengartikan sukses sebagai sesuatu yang tidak penting, tidak mendesak, dan tidak perlu dicapai..............

Kita bisa sukses, di bidang apa saja, bila sukses adalah hal yang penting bagi diri kita. Hal ini dibuktikan dengan adanya alasan yang kuat, dengan muatan emosi yang tinggi, untuk bisa mencapai keberhasilan. Bila sesuatu menjadi penting bagi diri kita maka sesuatu itu akan bernilai dan berharga untuk dicapai. Hal ini yang dinamakan value. Semakin tinggi ”nilai” atau value sesuatu hal maka kita akan semakin bersemangat dan fokus untuk bisa mencapainya. Demikian juga sebaliknya. Bila sesuatu itu tidak penting bagi diri kita maka kita tidak akan mau bersusah payah mencapainya. Buat apa mengerjakan sesuatu yang menurut kita tidak penting, bukan ? Kecuali kalau memang kita ini kengangguran atau kurang kerjaan.

Secara sederhana value dapat diartikan sebagai sesuatu yang kita percayai sebagai hal yang penting bagi diri kita atau suatu emosi yang kita pandang penting untuk kita alami atau kita hindari.

Value merupakan sumber motivasi Value berperan sebagai filter yang beroperasi di bawah sadar yang menentukan fokus kita dan bagaimana kita memanfaatkan waktu. Semakin tinggi value sesuatu maka semakin banyak waktu yang kita luangkan untuk melakukan hal tersebut.

Apakah value ini harga mati ? Tentu tidak. Value dapat berubah sewaktu-waktu sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan diri kita. Ada hal yang dulunya kita anggap penting, misalnya saat masih di SMA , ternyata kini saat kuliah sudah tidak penting lagi bagi hidup kita.

. Alasan mengapa kita belum sukses adalah karena sukses bukan hal penting bagi diri kita. Walaupun pikiran sadar akan tetap bersikeras mengatakan bahwa sukses itu penting bagi diri kita, pikiran bawah sadar berpikir hal yang sebaliknya. Saat kita tidak bisa menjawab mengapa sukses penting bagi kita, ini adalah jawaban yang berasal dari pikiran bawah sadar. Dan dari penelitian diketahui bahwa besarnya pengaruh pikiran bawah sadar terhadap diri manusia adalah sebesar 90% dan pikiran sadar hanya 10%.

. Sesuatu yang dikerjakan tidak dengan fokus yang kuat tentu tidak akan bisa memberikan hasil maksimal. Sama seperti kaca pembesar. Kita dapat menggunakan kaca pembesar untuk membakar kertas dengan cara memfokuskan sinar matahari menjadi satu titik. Hal ini tidak mungkin bisa dicapai bila sebentar-sebentar kita menggerak-gerakkan kaca pembesar itu, naik turun, dan mengubah fokus. Motivasi untuk mempertahankan fokus ditentukan oleh seberapa penting, menurut pikiran kita, kita perlu membakar kertas itu.

.